Kuliah Tamu motivasi berprestasi untuk siswa Prodistik di MAN 1 Ponorogo

Alhamdulilah, pada tanggal 27 Februari telah dilakukan Kuliah Tamu oleh para dosen dan sekaligus Tim Prodistik ITS dengan diikuti oleh 300 siswa/i dari MAN 1 Ponorogo.

Dr. Ismaini zain menyampaikan bahwa “salah satu keberhasilan siswa dalam pendidikan ditunjukkan dengan prestasi akademik dan non akademiknya”.

Motivasi berprestasi merupakan daya penggerak untuk mencapai taraf prestasi belajar yang setinggi mungkin demi pengharapan kepada dirinya sendiri. Motivasi berprestasi dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor intern dan ekstern.

Motivasi adalah jantung dari prestasi

Ciri-ciri seseorang yang memiliki motivasi berprestasi tinggi antara lain : a) Mempunyai keinginan untuk bersaing secara sehat dengan dirinya sendiri maupun dengan orang lain, b) Mempunyai keinginan bekerja dengan baik, c) Berfikir realistis, tahu kemampuan serta kelemahan dirinya, d) Memiliki tanggung jawab pribadi, e) Mampu membuat terobosan dalam berpikir, Berpikir strategis dalam jangka panjang, f) Selalu memanfaatkan umpan balik untuk perbaikan.

Ada empat faktor yang menentukan tingkat motivasi berprestasi seseorang dalam bidang tugas tertentu yaitu: a) nilai yang dilekatkan pada keberhasilan dalam bidang itu (nilai pencapaian atau nilai insentif); b) harapan individu akan keberhasilan; c) atribusi mengenai mengapa seseorang berhasil atau gagal; dan d) standar performansi individu. Semakin tinggi motivasi berprestasi siswa semakin baik pula siswa memperoleh prestasi akademiknya. Semakin rendah motivasi berprestasi siswa, semakin rendah pula prestasi akademik yang diperoleh siswa. Dalam hal ini siswa yang motivasi berprestasinya tinggi akan berhasil memahami atau memperoleh prestasi akademik cenderung tinggi dan siswa yang motivasi berprestasinya rendah sebaliknya cenderung memperoleh prestasi akademik yang rendah.